Tampak depan Toko Plastik dan Bahan Kue Adijaya BandungAdijaya
thai tearesep minumanusaha minumanminuman kekinian Bandung

Cara Membuat Thai Tea Sendiri — Resep dan Tips untuk Usaha Minuman

Warna oranye terang, lapisan krim di atas, rasa manis yang khas. Thai tea masih salah satu minuman paling laris di warung kekinian. Panduan membuat konsentrat teh, teknik lapisan, dan tips jualan.

Adijaya Bandung·18 Februari 2026·5 menit baca

Thai tea sudah ada di pasaran Indonesia lebih dari sepuluh tahun, tapi permintaannya tidak turun-turun. Warna oranye terang, lapisan krim di atas, dan rasa manis yang khas membuat minuman ini mudah dikenali dan relatif mudah dijual.

Kabar baiknya: membuat thai tea yang rasanya mirip yang dijual di kedai bukan hal yang sulit. Tantangannya lebih ke konsistensi, terutama kalau mau dijual dalam jumlah banyak.

Apa yang bikin thai tea berbeda dari teh biasa

Thai tea tradisional dibuat dari daun teh Ceylon atau Assam yang dicampur dengan rempah — biasanya kayu manis, bintang lawang, dan vanili. Campuran inilah yang menghasilkan aroma khas yang tidak ada di teh hitam biasa.

Warna oranye yang kuat itu bukan hanya dari teh — banyak thai tea komersial menggunakan pewarna makanan kuning dan merah untuk memperkuat warna. Ini yang membuat thai tea dari kedai berbeda tampilannya dibanding thai tea buatan sendiri tanpa pewarna.

Kalau mau warna semirip yang dijual, cari daun teh thai atau bubuk thai tea yang sudah mengandung pewarna. Kalau tidak masalah dengan warna yang lebih pucat, teh Ceylon atau Assam biasa juga menghasilkan rasa yang cukup mendekati.

Bahan dasar (untuk 4 cup 16oz)

Daun teh thai atau teh hitam Ceylon 4 sendok makan, air mendidih 600 ml, susu kental manis secukupnya, susu evaporasi atau creamer cair 200 ml, es batu.

Rasio teh ke air agak lebih kuat dari teh biasa — ini yang bikin rasanya tidak hilang saat dicampur susu dan es. Kalau terlalu encer, tambah satu sendok teh lagi.

Cara membuat konsentrat teh

Seduh daun teh dengan air mendidih, tutup, biarkan 5–7 menit. Jangan terlalu lama karena bisa pahit. Saring, dinginkan sampai suhu ruang, lalu masukkan ke kulkas. Konsentrat ini bisa disimpan sampai 2 hari.

Untuk usaha minuman, buat konsentrat ini dalam jumlah besar setiap pagi. Lebih efisien daripada menyeduh per cup, dan rasanya lebih konsisten.

Teknik lapisan

Tampilan lapisan dua warna itu yang banyak orang cari dari thai tea. Caranya tidak terlalu sulit kalau tahu urutannya.

Tuang susu kental manis ke dasar cup, masukkan es batu, tuang susu evaporasi atau creamer, lalu tuang konsentrat teh perlahan dari atas — kalau perlu lewat punggung sendok supaya alirannya lebih lambat. Teh yang lebih berat akan tenggelam, susu yang lebih ringan tetap di atas, dan lapisannya terlihat jelas sebelum diaduk.

Beri tahu pelanggan untuk aduk sebelum minum — ini juga jadi momen interaksi yang membuat pengalaman lebih berkesan.

Versi panas

Untuk thai tea panas, tuang konsentrat teh langsung ke cup, tambahkan susu kental manis dan sedikit susu evaporasi hangat. Tidak perlu lapisan karena biasanya langsung diaduk. Tampilannya memang tidak semencolok versi dingin, tapi rasanya tidak kalah.

Versi panas ini cocok dijual di musim hujan atau pagi hari ketika pelanggan belum mau minum sesuatu yang terlalu dingin.

Tips untuk usaha minuman

Standarisasi takaran susu kental manis — ini yang paling sering tidak konsisten kalau dituang langsung dari kaleng. Pakai squeeze bottle atau takaran khusus supaya setiap cup rasanya sama.

Thai tea bisa dijual tanpa boba atau dengan tambahan boba, jelly, atau cincau. Harga jual tanpa topping biasanya Rp 8.000–14.000, dengan topping Rp 12.000–18.000 tergantung lokasi.

Beli bahan dan kemasan di Bandung

Adijaya Bandung stok creamer, susu, dan cup untuk usaha minuman. Tanya ketersediaan dan harga via WhatsApp.


Cari cup, creamer, atau lid untuk usaha Thai Tea di Bandung?

Adijaya Bandung stok cup khusus motif teh, creamer, lid dome, dan sedotan untuk usaha minuman. Eceran dan grosir di Jl. Astana Anyar No.228.